Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Gelar Sosialisasi Indentifikasi Naskah Kuno

News63 Dilihat

Insertzone.com – Wali Kota Tidore Kepulauan diwakili Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Sofyan Saraha membuka secara resmi Sosialisasi Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno, yang dipusatkan di Aula Kantor Perpustakan dan Kearsipan Kota Tidore Kepulauan, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang diprakarsai Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tidore Kepulauan itu dihadiri para pimpinan OPD, narasumber, dan peserta sosialisasi.

Dalam arahannya, Tidore sebagai negeri tua yang menyimpan banyak peninggalan manuskrip bernilai sejarah. Namun, banyak naskah tersebut belum teridentifikasi dan belum dikelola secara optimal.

“Kegiatan ini sangat penting. Tidore memiliki sejarah panjang, dan dari sejarah itu pasti menyimpan catatan-catatan tua yang belum terekspos. Ini harus digali dan dilestarikan sebagai kekayaan budaya untuk anak cucu,” katanya.

Ia menegaskan naskah kuno adalah dokumen memori kolektif yang memuat informasi lintas aspek kehidupan, mulai dari agama, sosial, budaya, politik, hingga ekonomi di masa lampau.

Menurutnya, pelestarian naskah kuno sejalan dengan agenda besar daerah yakni mewujudkan Tidore sebagai Kota Rempah, Titik Nol Jalur Rempah, serta Kota Budaya Warisan Dunia. Untuk itu, Pemerintah Daerah membutuhkan referensi otentik yang bersumber dari naskah-naskah tua.

“Kami berharap kegiatan ini menyentuh akar persoalan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan harus hadir dengan kegiatan konkret, dan masyarakat sebagai pemilik naskah harus menjadi kunci utama dalam pemeliharaan dan pelestarian,” ujarnya.

Sofyan Saraha juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dan Pemprov Maluku Utara untuk melahirkan langkah luar biasa dalam pelestarian naskah. Nilai-nilai yang terkandung dalam warisan leluhur, lanjutnya, harus digali dan terus dihidupkan.

Sementara itu, Kabid Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku Utara Iswan Idrus dalam laporannya menjelaskan naskah kuno merupakan salah satu warisan intelektual dan kebudayaan bangsa yang memiliki nilai sejarah, ilmu pengetahuan, Pendidikan, keagamaan serta kearifan lokal yang sangat tinggi.

Lanjutnya, kegiatan sosialisasi ini juga merupakan bagian dari rangkaian upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam melaksanakan identifikasi dan pendaftaran naskah kuno yang terdapat di Wilayah Provinsi Maluku Utara sebagai tindak lanjut yang telah membentuk Tim Identifikasi dan pendaftaran naskah konu yang akan melaksanakan kegiatan lapangan pada dua wilayah yaitu Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *